Belum Sukses, Padahal Sudah Punya Semangat dan Motivasi?
Sukses merupakan tujuan setiap individu. banyak cara yang dilakukan agar individu tersebut mencapai kesuksesan. Ada yang terus mengikuti seminar-seminar untuk mendapatkan motivasi – motivasi. Ada juga yang terus menyemangati dirinya terus menerus. Ada juga yang mengikuti langkah langkah tokoh sukses agar kecipratan suksesnya.
Memang tidak ada salahnya semua itu dilakukan dalam mencapai tujuan kesuksesan, hal ini memang perlu dilakukan untuk menambah performa dan pengalaman kita. Tapi sayangnya, semangat – semangat tersebut hanya berkobar disaat acara motivasi itu saja. Tidak ada aksi nyata yang mereka lakukan, nah inilah yang menyebabkan terhambatnya kesuksesan tersebut.
Seperti yang sering sekali disebutkan oleh mentor saya di aksesdigital.id, semangat kamu tinggi, tapi sangat sedikit tindakan. YUK, kita coba rubah paradigma tersebut!
1. Saat meraih mimpi kamu, jadilah orang rasional!
Saat mendapat wejangan dari motivator, tentunya banyak sekali dan membuat kamu bingung karena semua terasa benar menurut kamu. Nah, sekarang kamu harus beraksi dengan cara memilah-milah motivasi apa saja yang mampu kamu perjuangkan. Setelahnya, fokus untuk melakukan hal tersebut, jangan sampai motivasi-motivasi tersebut hanya sebatas angin lalu.
Apa yang dikatakan motivator, memang kadang ada benarnya. namun kadang cuma basa – basi saja. Nah, yang basa – basi ini buang saja dari pikiranmu. Saat kamu ingin meraih suksesmu kamu harus bisa rasional.
2. Relaks saja, jangan sampai tergesa – gesa.
Banyak ilham yang didapat dari seminar seminar yang kamu datangi, kadang membuat kamu menjadi memiliki semangat membabi buta. Kamu menuruti kata – kata motivator seolah – olah dia adalah orang yang paling benar. Dengan berbagai siasatnya, kamu yang sudah semangat berapi – api, hanya iya iya saja ketika motivatormu menyebutkan angka modal yang tidak kecil. Ini bahaya, karena keputusan-keputusan emosional kamu membuat kamu lupa bahwa kamu sudah menghabiskan semua modal kamu.
Memang semangat itu penting, hanya saja jangan terlalu cepat dalam mengambil keputusan. Kamu harus tetap tenang, dan kamu harus pikirkan untung ruginya dengan penuh perhitungan. jangan tergesa – gesa.
3. Jika kamu adalah pembisnis, sesuaikan bisnismu dengan targetmu.
Sekali lagi, kamu harus rasional. apa yang kamu lakukan harus realistis, terutama soal apa yang akan kamu tuju, jika kamu mempunyai ide berbisnis busana wanita, maka kamu harus menyesuaikan targetmu, apakah busana wanita yang kamu jual sesuai dengan budaya lingkungan kamu. Jangan sampai salah target, karena hal – hal tersebut tidak bisa dipaksakan.
Karena ekpetasi itu harus disesuaikan dengan realita, jika kamu tinggal dilingkungan pegunungan tapi kamu menjual busana pantai. Tentu hal ini akan sia – sia. jadi pastikan dulu targetmu, baru mulai bisnis kamu. Ingat jangan terlalu tergiur dengan kata motivasi, karena sebelum melangkah menuju kesuksesan pastikan dulu target dan kondisi lingkungan kamu.
4. Fokus saja, tidak perlu pikirkan rumput tetangga!
Rumput tetangga memang begitu menggoda, tapi setelah saya amati dan pengalaman pengalaman yang sudah – sudah. Ternyata rumput sendiri lebih nyaman. Ingat kawan, rumput tetangga menggoda karena pasti sebelumnya mereka mulai semua itu dari bawah juga. Jadi jangan ambil pusing, fokus saja ketujuan sukses kamu. maka rumput-mu juga akan terasa nyaman.
ingat selalu, jangan sampai tergoda ya! Kamu cukup fokus, untuk menyelesaikan problem atau masalah untuk mencapai kesuksesan kamu. Jika tujuan yang kamu raih sudah sukses, maka kamu bisa mengambil langkah lain atau mencoba rumput tetangga. Tapi selama usaha yang kamu jalani belum mendapatkan hasil maka perjuangkan saja dulu, kembangkan dan fokus!
5. Kalau semua sudah, tinggal aksi dan jangan lupa berdoa.
Hai, jangan tersinggung ya, saya cuman berbagi apa yang telah saya lalui selama mengarungi asam garam kehidupan. Sejauh ini, saya rasa orang – orang yang menghabiskan waktunya untuk mengikuti seminar-seminar motivasi di sana – sini hanya karena mereka itu mudah membara mudah juga lesu. Semangat mereka hanya ada di awal saja, tapi pertengahan perjalanan mereka mulai lesu dan lemas. Lantas, bagaimana mensiasatinya?
Ya, sekali lagi kamu harus sebisa mungkin untuk dapat berpikir rasional dan bertindak nyata, jangan putus ditengah jalan. Ingat bahwa mereka yang telah sukses tentunya tidak pernah mengenal kata menyerah. Dan satu lagi, jangan lupa untuk berdoa!